Ambar Turatminah Kembangkan Telur Asin Rendah Kholesterol

BerulangkaliAmbar kecewa karena  dagangan telur asinnyayang rasa udang, yang dikenal sangat enak, ditolak oleh pelanggannya karena alasan kesehatan.
“Maaf,
sekarang sayanggak mau lagi makan telur Ibu.”
”Lho biasanya ibu memborong telur saya, apa telur saya ada yang bermasalah?”
“Telur ibu sih nggak ada masalah tetapi badan saya yang bermasalah. Gara-gara keenakan makan telur kholestrol saya melejit tinggi. Dokter melarang saya makan telur dan makanan yang berlemak. Coba ibu bikin telur yang rendah kholestrol, pasti saya borong!”

 

Timbul Ide Membuat Telur Rendah Kholestrol

Penolakan sebagian pelanggannyakarena alasan kesehatan membuatAmbar, ibu tiga anak ini, terus merenung dan berusaha mencari solusi pemecahannya. Bagaimana caranya membuat telur rendah kholestrol? Pada umumnya telur bebek mengandung kholestrol cukup tinggi(100). Ambar ingin agar dagangan telurnyabisatetap enak tetapi amanbagi kesehatan.

“Wah kalau saya bisa membuat telur asin rendah kholestrol dan rendah lemak pasti bisa jadi daya tarik pembeli, bagaimana caranya?”

Tiba-tiba saja idenya muncul “tuing!”. Dia belajar dari sahabatnya yang memproduksi obat herbal dan bertanya herbal apa yang bisa mengobati kholestrol.

“Bisa menggunakandaun salam, akar alang-alang, teh hijau dan harus diet,” jelas sahabatnya yang ahli herbal. AkhirnyaAmbar berinovasi dan membuat eksperimen proses pembuatan telurnyaditambahkan rebusan daun salam dan akar alang-alang.

Ambar Turatminah – foto > jitunews

Campuran Tanah Liat dan Garam Bungkus Telur Asinnya

Tidak cukup sampai di situ, dia lalu membawa telur hasil eksperimennya ke laboratorium kesehatan masyarakat IPB Bogor untuk mengetahui kandungan lemak dan kholestrolnya. Meski harus mengeluarkan modal tidak sedikit namun feeling-nya mengatakan hasil penelitiannya akan menjadi kunci keberhasilan. Telur asin hasil karyanya akan menjadi telur yang unik sekaligus menarik.

Ternyata kesimpulan hasil penelitiannyabenar-benar fantastic.

Kalau telur biasa kandungan kholestrolnyasampai 100, hasil olahan barunya kini tinggal 4! Selain itu, kandungan lemaknya turun cukup signifikan. Lemak telur biasa pada umumnya13,6 bisa ditekan jadi 5,24. Keistimewaan lain, telur asin hasil produksinya kini mengandung Omega 3 hingga 214,3 dan kandungan betakarotenemencapai 380.

Setelah mengetahui hasil penelitian telurnya, Ambar sekarang bisa memproduksi telur asin yang memiliki keistimewaan selain bercitarasa udang juga aman bagi penderita kholestrol.

Dagangannya Jadi Laris Manis

Siapa pun pasti akan memilih makanan yang aman bagi kesehatan tapi rasanya enak. Kesaksian salah satu pelanggan barunya yang tinggal di Bandung, pak Fauzi Rachmanto: ”Telur asinnya benar-benar uenak dan rasa asinnya pas banget. Anak saya begitu udah coba sekali makan langsung dua butir. Saya biasanya kalau makan telur dibuang kuningnya karena takut kholestrol sekarang berani makan kuningnya karena tahu telurini rendah kholestrol.”

 

Ambar, yang mempunyai nama lengkap Ambar Turatminah dan lahir tahun 1955, berperawakan kecil mungil. Ia patut diacungi jempol untuk semangatnya membangun usaha dan berbisnis. Meski sebelumnya pernah mengalami jatuh bangun dalam berusaha, seperti ditipu atau dibohongi, namun dia terus mencari upaya untuk bisa bangkit lagi. Ambar dipercaya teman dan tetangganya untukmemimpin Kelompok Tani Candi Jaya yang berlokasi di kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara. Semula usaha yang ditekuni bersama kelompoknya adalah beternak telur burung puyuh dan beternak bebek. Karena wabah flu burung dan pelarangan beternak unggas di DKI pada tahun 2006 maka Ambar dan teman-temannya mengembangkan olahan telur asin dan jus aneka buah.

Pengolahan produknya dikerjakan oleh beberapa anak remaja putus sekolah dan ibu-ibu rumah tangga yang tinggal di dekat rumahnya. Ambar dengan sabar mengajarkan ketrampilan membuat telur asin dan jus buah. Selanjutnya dia mendelegasikantugasnya ke teman-teman kelompok untuk berfokuskepada pemasaran door to door.Ambar memang lincah bergerak ke sana ke mari dan luwes dalam pergaulan sehingga dagangannya laris manis. Untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilannya, Ambar jugabergabung aktif di organisasi KTNA DKI Jaya, selain itu aktif juga dikegiatan PKK, Posyandu dan kelompok pengajian di lingkungannya..

 

Omset penjualan telur asin non-kholesterolnya makin hari makin meningkat, terlihat dari bertambahnya produksi. Kalau semula dalam sebulan produksinya hanya200 butir kini per hari bisa 200 sampai 300 butir, hingga dalam satu bulan produksinya bisa mencapai 7 ribuan butir. Pelanggannya termasuk berbagai restoran di wilayah DKI.

Kadang kala produksinya menurun karenakelangkaan telur bebek yang berkualitas. Untuk menjagaketersediaan bahan bakunya kini terus melakukan kerjasama dengan kelompok tani Karya Makmur Jakarta Timur pimpinan H. Djarkasih,peternak bebek yang menghasilkan telur rasa udang. Dari sinilah Ambar bisa menghasilkan telur asin yang gurihnya seperti udang. H. Djarkasih menggunakan pakan bebek berupa kepala dan kulit udang  hasil limbah produsen makanan berbahan baku udang.

Telur asin rasa udang produksi Ambar memperoleh nilai tambah dari pengolahan herbal alami yang membuatnya rendah kadar lemakdan kholestrol. Ini membuka kemungkinan telur asin Ibu Ambar bisa dikonsumsi oleh lebih banyak orang, termasuk mereka yang ‘takut gemuk’. Telur buatannya dinyatakan baik dikonsumsi anak balita karena mengandung betakarotene sangat tinggi, terbukti dari hasil penelitian yang dilakukannya di laboratorium Kesehatan Masyarakat IPB Bogor.

 

Kendala utama yang dihadapi oleh Ambar adalah mempertahankan kualitas telur asin yang berkualitas karena keterbatasan dana dan SDM. Seringkali Ambar kebingungan kalau ada pesanan dalam jumlah besar. Kadangkalaanggota kelompoknyakurang menyadari pentingnya menjaga kualitas.Sebagian anggota kurang teliti atau teledor tidak mengikuti prosedur pembuatan yang sudah digariskan. Makanya Ambar harus sering mengingatkan dan mengontrol sendiri secara ketat proses produksinya. Kadangkala ada saatnya kesulitan bahan baku karena produksi telur temannya sedang menurun akibat kelangkaan bahan pakan bebek. Kendala yang lain apabila ada anggotanya yang mempunyai masalah rumah tangga atau salah paham antar teman. Ambar dengan bijak harus turun tangan membantu mencarikan solusinya atau bertindak sebagai penengah. Kadang kalaAmbar harus rela mengeluarkan uang pribadi untuk membantu para anggotanya yang kesulitan keuangan untuk membayar iuran sekolah anak-anak mereka.

 

Kegiatan Kelompok Tani Candi Jaya dibawah pimpinan Ambar, selain membuat telur asin, jugamempunyai usahapembuatan jus aneka buah. Jus buah unggulannya adalah jus jambu biji merahyang sangat bermanfaat untuk penderita demam berdarah. Jusnya sering dipesan pasien-pasien dari berbagai rumah sakit karena keaslian bahan bakunya..

Subarkah, suaminya, dan anak-anaknya sangat mendukung kegiatan Ambar karena bisa membantu mencukupi kebutuhan rumah tangga. Bahkan dari hasil jerih payahnya ini bisa membiayai danakebutuhan sekolah ketiga anaknya. Dua anaknya sudah lulus sarjana. Puterinya yang sulung berhasil lulus sarjana ekonomi S2 dan kini sudah mempunyai pekerjaan yang mapan. Anak keduaberhasil menjadi dokter berdinas di Pemda DKI dan kini memperdalam spesialis anak. Anak ketiganya masih kuliah.

 

 

Ambar terus bersemangat memajukan usahanya bersama temen-temen kelompok taninya, untuk go international. Pemda DKI Jakarta melalui suku dinas peternakan Jakarta Utara selalu memberikan bimbingan teknis dan fasilitas promosi ke berbagai pameran baik di wilayah DKI maupundi luar kota. Bagi Ambar tiada hari tanpa belajar untuk semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat. Impiannya adalah kelak bisa keliling Indonesia, bahkan dunia, berjualan telur asin rasa udang rendah kholestrol. [Aning Harmanto/Mei2008]

sumber naskah >> http://ningharmanto.wordpress.com
sumber foto >> http://kamiilahmum.multiply.com

You may also like...

1 Response

  1. adi says:

    wah boleh juga tuh??tapi dengan cara memberi obat herbal sperti daun salam dan alang2 dapat merubah cita rasa telur asin sendiri pa tidak?

Leave a Reply

%d bloggers like this: