<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Langit Perempuan &#187; WAWASAN</title>
	<atom:link href="http://www.langitperempuan.com/category/studi-riset/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.langitperempuan.com</link>
	<description>Indonesian women unlimited &#124; perempuan Indonesia dan langitnya yang tak berhingga</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jul 2010 01:58:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Iklan Rokok di TV Sesatkan Remaja Putri Indonesia</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/06/iklan-rokok-di-tv-sesatkan-remaja-putri-indonesia/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/06/iklan-rokok-di-tv-sesatkan-remaja-putri-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 22:42:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[


01/06/2008 &#124; 15:30:36 Suryalive &#124; Jakarta - Riset yang dilakukan oleh Koalisi untuk Indonesia Sehat (KuIS) baru-baru ini mendapati bahwa sekitar 34,75 persen remaja putri usia 13-15 tahun di Indonesia mengaku dapat secara mudah mengakses dan mengonsumsi rokok.
&#8220;Riset yang dilakukan oleh KuIS bertujuan mendapatkan gambaran tentang persepsi dan perilaku merokok di kalangan perempuan muda di [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/06/iklan-rokok-di-tv-sesatkan-remaja-putri-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Jejak Negosiasi Perempuan Aceh&#8221; Kajian Media Perempuan Multikultural &#8216;Jurnal Srinthil&#8217;</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/06/jejak-negosiasi-perempuan-aceh-kajian-media-perempuan-multikultural-jurnal-srinthil/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/06/jejak-negosiasi-perempuan-aceh-kajian-media-perempuan-multikultural-jurnal-srinthil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 12:39:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[etnik]]></category>
		<category><![CDATA[kajian]]></category>
		<category><![CDATA[negosiasi perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Telah terbit Jurnal Srinthil - Media Perempuan Multikultural bertema "Jejak Negosiasi Perempuan Aceh".
Berikut sedikit review dan excerpt yang bisa di download dari www. desantara. org:
Perempuan Aceh hadir sebagai subjek, melengkapi gagasan ke-Aceh-an dan ke-Islam-an, dari sebuah peta multikultur atas identitas orang Aceh yang plural. Jejak negosiasi perempuan Aceh yang terbaca dalam narasi kepentingan kolonialisme, nasionalisme [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/06/jejak-negosiasi-perempuan-aceh-kajian-media-perempuan-multikultural-jurnal-srinthil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8216;Mbangun Desa&#8217;, Jam Kerja Perempuan Lebih Panjang</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/10/mbangun-desa-jam-kerja-perempuan-lebih-panjang/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/10/mbangun-desa-jam-kerja-perempuan-lebih-panjang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 19:46:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[desa]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[pedesaan]]></category>
		<category><![CDATA[sumberdaya manusia]]></category>
		<category><![CDATA[tani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=1207</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Novita Wijayanti SE MM, Anggota DPRD Jawa Tengah
MESKI tidak bisa baca tulis, dan jarang sekali diizinkan keluar rumah sendirian, perempuan miskin memandang jauh ke depan dan bekerja keras untuk membebaskan diri dan keluarganya dari kemiskinan. Perhatiannya lebih besar dalam menyiapkan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anaknya, dan perilakunya lebih konsisten dari laki-laki. ~ Muhammad [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/10/mbangun-desa-jam-kerja-perempuan-lebih-panjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8216;Ureung inong&#8217;, Daya Lenting Aceh Untuk Bangkit</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/07/ureung-inong-daya-lenting-aceh-untuk-bangkit/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/07/ureung-inong-daya-lenting-aceh-untuk-bangkit/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 18:35:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[WIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[pasca-tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan aceh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Amalia Soemantri

"Wanita Aceh melebihi kaum wanita bangsa-bangsa lainnya dalam keberanian dan tidak gentar mati bahkan mereka pun melampaui kaum lelaki. Bukan sebagai wanita yang lemah dalam mempertahankan cita-cita dan agama mereka, menerima hak asasi di medan juang dan melahirkan anak-anak mereka di antara dua serbuan penyergapan."
(Sebuah ungkapan kekaguman HC Zentgraff, seorang kopral marsose veteran [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/07/ureung-inong-daya-lenting-aceh-untuk-bangkit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>02-04jun :: Workshop Feminisme: What Does A Feminist Look Like?, Jakarta</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2009/05/02-04jun-worshop-feminisme-what-does-a-feminist-look-like-jakarta/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2009/05/02-04jun-worshop-feminisme-what-does-a-feminist-look-like-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 01:40:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[ACARA]]></category>
		<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[feminisme]]></category>
		<category><![CDATA[gender]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=3642</guid>
		<description><![CDATA[[ Selasa, 2 Juni 2009 to Kamis, 4 Juni 2009. ] WORKSHOP FEMINISME
 What does a feminist look like?

Mengapa saya mengalami hambatan-hambatan dalam kegiatan hanya karena berjenis kelamin perempuan?

Mengapa pendapat saya sering tidak didengar?

Benarkah mengasuh anak adalah tanggung jawab saya saja?

Bagaimana cara keluar dari stigma "the second sex"?

Benarkah saya sudah tidak mengalami diskriminasi?

Apakah perundangan dan kebijakan negara telah melindungi hak-hak fundamental saya itu?

Dan sebagai manusia (perempuan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2009/05/02-04jun-worshop-feminisme-what-does-a-feminist-look-like-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>13 Perempuan Pejabat Pemerintah Indonesia</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/06/13-perempuan-pejabat-pemerintah-indonesia/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/06/13-perempuan-pejabat-pemerintah-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 19:11:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[
Sumber &#62;&#62; blog Suparti Ria Saptarika, Batam, Kepri, Indonesia ~ 6 Juni 2008 

Di era 2000-an pemimpin di negara kita tercinta ini sudah banyak yang didominasi oleh kaum hawa, yang pasti ini masalah skill dan potensi bagi seorang perempuan yang sesungguhnya mempunyai kemampuan yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Bahkan dunia pernah mengakui bahwa negara kita [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/06/13-perempuan-pejabat-pemerintah-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>60 Persen UKM Digerakkan Perempuan</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/05/60-persen-ukm-digerakkan-perempuan/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/05/60-persen-ukm-digerakkan-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 21:58:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha mikro]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[sektor informal]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KAMIS 15 Mei 2008 - Perempuan merupakan kelompok yang sangat strategis dalam konteks pengembangan usaha mikro dan kecil. Dari sekitar 40 juta usaha skala mikro dan kecil di Indonesia pada 2006, 60 persen di antaranya digerakkan perempuan.
Demikian diutarakan Deputi Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pembiayaan, Agus Muharram pada &#8220;Launching Indonesian CSR Awards 2008&#8221; di [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/05/60-persen-ukm-digerakkan-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aktivis Perempuan Singkap Angka Kekerasan di Sulsel</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/06/aktivis-perempuan-singkap-angka-kekerasan-di-sulsel/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/06/aktivis-perempuan-singkap-angka-kekerasan-di-sulsel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 23:04:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[media massa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Budaya Berperan Tingkatkan Kasus-kasus Kekerasan
&#8220;AKU Jadi Pemuas Nafsu Anak Majikan&#8221;, &#8220;Suami Bunuh Istri Setelah Mimpi Istri Selingkuh&#8221;, &#8220;Tumor Kian Ganas, Kekasihku Pun Pergi&#8221;, &#8220;Calon TKW Berparas Ayu Diperkosa Bosnya&#8221;.
Judul-judul itu bukan judul lagu atau film, tetapi judul berita yang kerap menghiasi halaman satu koran-koran lokal di Makassar, Sulawesi Selatan. Berita kekerasan terhadap perempuan yang berjudul [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/06/aktivis-perempuan-singkap-angka-kekerasan-di-sulsel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku&gt;&gt; Buruh Harian Lepas: Studi Kajian Hubungan Kerja, Upah dan Kesejahteraan Di Perkebunan Sumatera Utara</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/06/buku-buruh-harian-lepas-studi-kajian-hubungan-kerja-upah-dan-kesejahteraan-di-perkebunan-sumatera-utara/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/06/buku-buruh-harian-lepas-studi-kajian-hubungan-kerja-upah-dan-kesejahteraan-di-perkebunan-sumatera-utara/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 15:51:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[buruh]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[upah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[
Dari segi orientasi maupun strategi merupakan wujud nyata proses Negara neo-liberal. Di tengah krisis ekonomi yang belum pulih, muncul kebijakan Negara seperti pencabutan subsidi pada sektor non produktif (BBM, Pupuk, Pendidikan, Kesehatan, Listrik dll), privatisasi perusahaan milik Negara, pembebasan pasar untukbarang-barang import dan penetapan undang-undang SDA-SDM yang lebih berpihak pada kekuasaan modal.
Di bidang urusan ketenagakerjaan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/06/buku-buruh-harian-lepas-studi-kajian-hubungan-kerja-upah-dan-kesejahteraan-di-perkebunan-sumatera-utara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bupati Ratna Ani Lestari Perjuangkan Sekolah Gratis di Banyuwangi</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/06/bupati-ratna-ani-lestari-perjuangkan-sekolah-gratis-di-banyuwangi/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/06/bupati-ratna-ani-lestari-perjuangkan-sekolah-gratis-di-banyuwangi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 17:05:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[KENEGARAAN]]></category>
		<category><![CDATA[WAWASAN]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[(sumber cybertokoh. com)
SEBELUM menjabat bupati Banyuwangi, Ratna Ani Lestari menganalisis daerah tersebut. Gambaran yang didapatnya ketika itu, permasalahan yang paling krusial di Banyuwangi adalah pembangunan yang belum merata.
Dengan luas wilayah hampir enam kali lebih luas dari Kabupaten Jembrana, 5.782,50 km², berpenduduk 1.531.026 orang, PAD (pendapatan asli daerah)-nya tahun 2004 sebesar Rp 42.160.238.470 dan APBD-nya Rp [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/06/bupati-ratna-ani-lestari-perjuangkan-sekolah-gratis-di-banyuwangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 1.913 seconds -->
