Nur Aini, Perempuan Indonesia Pertama di Joomla Development Work Group

Id-joomla (komunitas pengguna CMS Joomla Indonesia) berkesempatan mewawancarai  Nur Aini, perempuan Indonesia pertama di Joomla Development Work Group, di sela-sela aktivitasnya yang begitu banyak.

Mbak Aini adalah figur yang patut kita contoh, karena kehadirannya di dalam Joomla! Development Work Group memberikan bukti bahwa putra putri Indonesia mampu untuk berkiprah di kancah Internasional, khususnya di bidang IT.

Mudah mudahan akan ada Aini-Aini lainnya yang akan menambah harum nama Indonesia di dalam peta percaturan IT dunia Internasional.

Berikut ini adalah cuplikan wawancara singkat  kami dengan Nur Aini.

-Boleh tau sedikit mengenai sekilas biografi pribadi mbak Aini, kehidupan dan pekerjaan?
Saya seorang perempuan yang menyukai segala hal yang berhubungan dengan komputer. Pekerjaan sementara adalah mahasiswi S2 Electronic Engineering, National Taiwan University of Science and Technology (Taipei) sedangkan pekerjaan tetap adalah Dosen Sistem Informasi, FTIF, ITS (Surabaya).

-Sejak kapan mbak Aini mengenal Joomla dan apa yg membuat mbak Aini tertarik dengan Joomla?

Pertama kali mengenal Joomla awal tahun 2007, saat itu saya ingin membuat website untuk Formmit (Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan). Saat itu saya sangat noob sekali dengan Joomla hanya tahu cara install Joomla plus komponennya. Meski kadang sedikit-sedkit otak-atik komponen yang sudah jadi. Bagi saya Joomla sangat user friendly untuk user noob seperti saya.

-Apa kelebihan Joomla menurut mbak Aini dibandingkan dengan CMS-CMS lainnya?
-Kesan pertama begitu menggoda. Kok bisa? Joomla memiliki tampilan yang sangat menarik ketika diinstal pertama kali.
-Mudah diinstall, tanpa harus mengotak-atik kodingnya atau konfigurasinya.
-Memiliki kekuatan komunitas yang luar biasa

-Bisa cerita sedikit tentang sejarahnya kok bisa bergabung dengan Joomla Developer Working Group?

Awalnya saya melamar sebagai Google Summer of Code (GSoC) 2007 sebagai student. Jujur saya sama sekali tidak pernah ngoding Joomla dari scratch (awal). Betul-betul bonek melamar Joomla. Saya tidak yakin diterima saat itu karena Joomla sbg CMS yang banyak digunakan orang pasti banyak yang melamar. 2 hari menjelang penutupan saya mencoba menulis proposal (maklum baru tahu sehari sebelumnya kalau ada GSoC). Alhamdulillah proposal tersebut diterima. Setelah itu saya harus membuat koding yang dimentori oleh Mateusz Kreszowiec (Polandia) selama 3 bulan. Alhamdulillah berhasil melewati evaluasi midterm dan final >> (http://nuraini.files.wordpress.com/2007 … aildoc.pdf). GSoC student yang berhasil melewati tahap final ditawari oleh Wilco Jansen untuk menjadi J! Dev WG. Saya sama sekali tidak PD karena bahasa Inggris saya kurang bagus dan perempuan sendirian. Hal itulah yang membuat saya menjadi student terakhir yang menyetujui untuk bergabung.

-Sebenernya di JDWG itu ngapain aja sih mbak? (khususnya mbak Aini sendiri) Bisa kasi cerita cerita dikit?

Sebelum Joomla 1.5 rilis, tugas saya adalah bug tracker. Memperbaiki bug Joomla yang dilaporkan di JoomlaCode atau di Joomla Forum. Setelah Joomla 1.5 rilis. J! Dev WG membuat whitepaper untuk rencana pengembangan Joomla 1.6. Insya Allah mulai bulan depan kita sudah mulai mengembangkan Joomla 1.6. Sedangkan masalah bug diserahkan kepada tim Joomla Bug Squad.

-Sebagai perempuan pertama di JDWG, ceritain dong mbak suka dukanya bergabung dengan JDWG
.
Awalnya tidak PD juga, namun akhirnya ya terbiasa. Mereka semua baik tidak mempermasalahkan gender. Bahkan sering membantu saya. Yang sering terjadi adalah orang di luar J! Dev WG. sering salah dalam memperkirakan posisi saya di Joomla. Ketika mengisi acara International Conference of Open Source di Taiwan dianggap Google Marketing pada awalnya. Mereka baru sadar setelah saya presentasi. Ketika hadir di acara Joomla Day di Taiwan juga mengalami hal sama. Sekarang ada dua orang perempuan yang bergabung di J! Dev WG (Amy Stephen dan Elin Waring). Mereka bergabung sejak J! Dev WG dipecah menjadi dua J! Development (J! Dev) dan J! Bug Squad (J!BS). Saya sendiri ditempatkan di J!Dev, sedangkan mereka di J!BS.

-Cerita dikit dong mbak mengenai Google’s Summer of Code 2008 Program

GSoC merupakan program tahunan Google. Tahun ini yang ke-empat. GSoC menyediakan gaji 4500 USD kepada mahasiswa (S1, S2, S3) jika berhasil mengerjakan projek selama 3 bulan. Mahasiswa tersebut akan dimentori oleh satu atau lebih mentor. Antara mahasiswa dan mentor akan berkomunikasi secara virtual lewat internet. Untuk tahun ini saya tidak melamar lagi sebagai student, namun sebagai mentor. Kita harapkan tahun ini akan banyak student dan mentor dari Indonesia (tahun lalu 4 orang).

-Apa rencana yang akan mbak Aini lakukan dalam waktu dekat ini
?
Rencana saya sebagai J!Dev adalah membuat paket joomla untuk distro Debian dan turunannya serta memasukkan J!Email di Joomla 1.6. Sedangkan rencana pribadi adalah segera mendapatkan gelar Master tengah tahun ini.

-Kesan pesan dan harapan mbak Aini buat para member id-joomla dong 🙂
Id-joomla.com site is awesome ! id-joomla community are great as well terlihat saling membantu antar anggota. Bahkan banyak yang lebih ahli joomla daripada saya. Jika ada bug di Joomla mohon bantuannya untuk melapor di Joomla bug tracker dan lebih baik tidak mempermasalahkan gender juga di forum. Mengingat kesibukan saya selama ini, saya mohon maaf jika tidak begitu aktif di id-joomla.

Last update: Kamis, 27 Maret 2008 dari id-joomla (komunitas pengguna Joomla di Indonesia)

You may also like...

Leave a Reply

%d bloggers like this: