Priska Smith Jully, Tanpa Cahaya Jadi Cahaya Bagi Sesama

Kisah Priska Smith Jully diangkat ke film pendek berjudul “Lentera Hati Priska” produksi FIMELA TV dan Miles Film, disutradarai Ratrikala Bhre Aditya, serta didukung penuh oleh DOVE dan Kick Andy Foundation.

[Intisari-Online.com] – Inspirasi bisa kita peroleh dari siapa pun. Tak melulu dari tokoh atau publik figur. Inspirasi dari Priskilla Smith Jully, misalnya. Di tengah keterbatasannya sebagai tuna netra, ia justru sanggup memberikan “cahaya” bagi banyak orang. Dialah pendiri The School of Life (TSOL), “rumah” bagi puluhan penyandang cacat, orang terlantar, sampai penderita gangguan jiwa. TSOL ini didirikannya pada 2006 di Semarang.

Saat ini Priska, sapaan Priskilla, berusia 34 tahun. Selama itu pula ia tidak bisa menikmati keindahan dunia. Namun, mata hatinya mampu “menangkap” orang-orang yang membutuhkan uluran tangan. Sebelum memutuskan mengajak orang-orang “tersisih” untuk tinggal bersamanya, Priska harus melewati kehidupan yang cukup sulit. Ia sendiri terlahir sebagai anak yang tidak diinginkan. Berbagai usaha pengguguran dari orangtuanya lantas membuat perempuan ini terlahir cacat.

Ketika membangun TSOL, Prsika pun mengaku cuma bermodal nekad. Kesulitan ekonomi tak jarang ia alami. Namun, ia tak pernah menyerah. Untuk menutupi kebutuhan hidup tiap bulan, Priska, tim pengabdi, dan beberapa anak asuhnya turun langsung mencari uang. Mulai dari menjadi pengupas bawang merah, badut, pengisi acara resepsi, sampai berjualan sembako dan pakaian bekas. Bahkan, Priska gonta-ganti pekerjaan. Ia pernah menjalani segudang profesi, antara lain kondektur, penjual kue, penyanyi kafe, penyiar radio, hingga preman pasar.

Perjalanan hidup Priska yang inspiratif sebagai “seorang ibu” bagi puluhan anak asuh di tengah keterbatasan fisiknya ternyata menggugah FIMELA TV dan Miles Films mengangkat profil Priska dalam bentuk audiovisual. Film pendek yang berjudul “Lentera Hati Priska” ini disutradarai Ratrikala Bhre Aditya serta didukung penuh oleh DOVE dan Kick Andy Foundation.

“Beberapa sosok perempuan sempat diusulkan Kick Andy Foundation, tapi akhirnya Priska-lah yang terpilih. Dengan segala keterbatasan, Priska memiliki kecantikan yang bisa memberi makna bagi hidup orang-orang di sekelilingnya,” terang Mira Lesmana, selaku produser Miles Films bersama Riri Riza.

Lentera Hati Priska ini bisa kita saksikan di FIMELA TV, You Tube, atau pun Facebook DOVE Indonesia. Masyarakat  bisa berpartisipasi dengan share film pendek ini sebanyak mungkin hingga 31 Desember 2012. Sebab dengan satu kali klik saja, tersumbangkan Rp100 untuk teman-teman di The School of Life.:: INTISARI-ONLINE/Nur Resti Agtadwimawanti/27Nov2012

Lentera hati priska- Intisari Online.

You may also like...

Leave a Reply

%d bloggers like this: