<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Langit Perempuan &#187; alam</title>
	<atom:link href="http://www.langitperempuan.com/tag/alam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.langitperempuan.com</link>
	<description>Indonesian women unlimited &#124; perempuan Indonesia dan langitnya yang tak berhingga</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jul 2010 01:58:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Mia Siscawati Rintis Pendidikan Lingkungan Sebagai Gerakan Relawan</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/11/mia-siscawati-rintis-pendidikan-lingkungan-sebagai-gerakan-relawan/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/11/mia-siscawati-rintis-pendidikan-lingkungan-sebagai-gerakan-relawan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 17:32:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDAMPINGAN]]></category>
		<category><![CDATA[WIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[individu-pendamping]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[ashoka]]></category>
		<category><![CDATA[keberagaman hayati]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[relawan]]></category>
		<category><![CDATA[sumberdaya alam]]></category>
		<category><![CDATA[sumberdaya manusia]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=1690</guid>
		<description><![CDATA[mia siscawati[/caption]
Di masyarakat pegiat lingkungan mancanegara, Mia Siscawati menjadi salah seorang narasumber yang amat dipercaya untuk berbicara soal pendidikan lingkungan di Indonesia. Ia diakui dunia sebagai seorang wirausahawan sosial yang merintis model pendidikan lingkungan pembaharu, yang menggalang jaringan relawan, pendidik, dan orangtua sebagai pengantar maupun penerus cita-citanya untuk melindungi alam dan [...]

Related posts:22-24jan2010 :: Roadshow [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/11/mia-siscawati-rintis-pendidikan-lingkungan-sebagai-gerakan-relawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Clara Sumarwati Warga Indonesia dan ASEAN Pertama yang Capai Puncak Everest</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/08/clara-sumarwati-pendaki-indonesia-dan-asean-pertama-yang-capai-puncak-everest/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/08/clara-sumarwati-pendaki-indonesia-dan-asean-pertama-yang-capai-puncak-everest/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 05:26:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENGHARGAAN]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[petualangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=746</guid>
		<description><![CDATA[Clara Sumarwati di Puncak Everest,&#160;1996[/caption]
[THEJAKARTAPOST/GATRA] - Pendaki pertama dari Indonesia yang menginjak puncak Everest pada ketinggian 8.848 meter adalah seorang Clara Sumarwati. Ternyata prestasinya itu juga menjadikan dirinya orang Asia Tenggara yang pertama sampai di puncak Everest, yaitu pada tanggal 26 September 1996. Namanya dan tanggal pencapaiannya tercatat antara lain [&#8230;]

No related&#160;posts.
Related posts brought to [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/08/clara-sumarwati-pendaki-indonesia-dan-asean-pertama-yang-capai-puncak-everest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sri Wahyaningsih Rintis Sekolah yang Menyatu Dengan Alam</title>
		<link>http://www.langitperempuan.com/2008/08/sri-wahyaningsih-rintis-sekolah-terbuka-berbasis-alam/</link>
		<comments>http://www.langitperempuan.com/2008/08/sri-wahyaningsih-rintis-sekolah-terbuka-berbasis-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 13:47:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitperempuan</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELESTARIAN]]></category>
		<category><![CDATA[WIRAUSAHA]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langitperempuan.com/?p=465</guid>
		<description><![CDATA[sanggar alam SALAM[/caption]
(KORAN TEMPO) ~ Tempat bermain itu ada di tengah hamparan sawah. Ada tiga unit terpisah di area tersebut. Masing-masing untuk belajar menulis, belajar membaca, dan tentu saja bermain. Gedungnya tentu bukan dari tembok beton, tapi berbahan kayu dan bambu. Bentuknya panggung. Sederhana. Angin semilir, menyegarkan.
Sementara di sekeliling, hamparan rumpun [...]

Related posts:Ide Luhur Mbak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.langitperempuan.com/2008/08/sri-wahyaningsih-rintis-sekolah-terbuka-berbasis-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 1.261 seconds -->
